INILAH.COM. Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat terpaksa menolak 150 ribu unit rumah masyarakat miskin untuk masuk dalam program "bedah rumah" pada tahun ini karena melebihi kuota target pemerintah tahun ini.
Menpera Djan Faridz mengungkapkan, saat ini sudah masuk permintaan untuk membedah 400 ribu unit rumah. Sementara tahun ini pemerintah menargetkan 250 ribu unit rumah untuk dibedah.
"Sekarang sudah 400 ribu permintaan itu sudah 150 ribu kita tolak, kita pending untuk tahun depan. Jadi animonya terlalu besar dan tiap hari bertambah terus," ujarnya di Jakarta, Jumat (4/5/2012).
Ia berharap, target tersebut tidak akan diturunkan. Pasalnya, banyak masyarakat miskin yang menginginkan program tersebut. "Kita minta jangan dipotong, 500 ribu itu mesti dapat. Karena yang 250 ribu tahun ini saja dari 330 ribu," ujarnya.
Ia mau bicara dengan Pak Menko buat anggaran bedah rumah bagi masyarakat miskin. Karena tahun depan ditargetkan 500 ribu rumah. rus]