Selasa, 23 Desember 2014 | 03:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Lahan Terbatas
Target Surplus Beras 10 Juta Ton Sulit Tercapai
Headline
inilah.com
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Sabtu, 5 Mei 2012 | 17:23 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Target pemerintah untuk mencapai surplus beras sebesar 10 juta ton pada 2014 dinilai akan sulit tercapai karena sedikitnya lahan pertanian yang beralih fungsi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi kepada INILAH.COM, Sabtu (5/5/2012). Saat ini saja surplus beras nasional sebesar 2 juta ton.

"Tugas pemerintah untuk mencapai surplus sebesar 10 juta ton itu berat. Saat ini saja surplus 2 juta ton, jadi angka surplus 10 juta ton itu baru bisa stabil untuk ketahanan pangan mengigat penduduk kita sebanyak 240 juta jiwa," kata Viva.

Menurut Viva kesulitan pencapain target surplus tersebut mengingat banyak hal yang pada teknisnya tidak didukung dilapangan. Dia mencontohkan banyaknya lahan pertanian yang diperuntukan pembangunan industri atau perumahan didaerah-daerah, akibatnya lahan pertanian jadi berkurang siginifikan. Padahal lahan tersebut untuk perluasan pertanian.

"Konversi lahan pertanian mencapai 110.000 hektar per tahunnya. Luas lahan baku tadinya sekitar 7,7 juta hektar pada tahun 2002 namun sekarang berkurang menjadi 6,7 juta hektar. Padahal, untuk mencapai surplus 10 juta ton, diperlukan penambahan lahan sekitar 4 juta hektar dengan catatan produktivitas gabah sebesar 5 ton per hektar," jelas Viva.

Untuk target surplus beras tersebut pemerintah bersama DPR sedang merevisi UU Nomor 7 soal pangan. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER