INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan pertumbuhan tabungan Tahapan sebesar 12-15 persen di 2012.
Diharapkan, ke depan masyarakat lebih nyaman lagi menggunakan Tahapan. Untuk itu, kami akan lebih giat lagi untuk mengembangkan fitur-fiturnya," ujar Direktur BCA Suwignyo Budiman dalam acara Gebyar Tahapan BCA (GTB) 2012 di Jakarta, Selasa (8/5/2012.
Menurutnya, jumlah nasabah Tahapan BCA saat ini mencapai 9,5 juta nasabah. Tahapan ini, lanjutnya, merupakan produk yang sangat penting bagi BCA mengingat lebih dari 50% Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA berasal dari Tahapan selain giro. Tahapan ini setiap tahunnya tumbuh 10%. "Ini pertumbuhan yang cukup bagus, bukan hanya sebagai motor BCA tapi memimpin market share perbankan nasional untuk pengumpulan dana masyarakat (mencapai 20% dari market share nasional).
Tahapan ini bukan lagi hanya sekadar tabungan semata seperti dulu, tapi sekarang sudah berbeda karena sebagian besar nasabah menggunakannya sebagai operational account untuk berdagang atau berbisnis. "Karena itu, Tahapan ini akan kami kembangkan fitur-fiturnya untuk menyamankan nasbah dalam bertransaksi," katanya.
Suwignyo menegaskan GTB 2012 ini sedikit berbeda dengan GTB sebelumnya, di mana kupon undian tidak hanya ditentukan nilai saldo minimal nasabah tapi juga transaksi pembayaran/belanja melalui e-banking.
Pada triwulan I 2012, DPK BCA tumbuh 21,5% YoY menjadi Rp335,2 triliun. Per Maret 2012, dana tabungan tumbuh 21,8% YoY menjadi Rp177,4 triliun, sedangkan jumlah rekening pada akhir Maret 2012 mencapai lebih dari 10 juta rekening atau naik lebih dari 1 juta dibanding Maret 2011.