Kamis, 20 Juni 2013 | 17:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BPK: Jumlah Dana Investasi Nganggur Mengerikan
Headline
ist
Oleh: Mosi Retnanti Fajarwati
ekonomi - Selasa, 8 Mei 2012 | 20:09 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan, per 30 Juni 2011 dana kas Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang ditempatkan dalam deposito (idle cash) mencapai Rp14,4 triliun.

Jumlah tersebut sangat besar karena berarti tidak banyak dana yang tersalurkan. BPK mencatat, pada 2007 nilai idle cash di PIP mencapai Rp4 triliun, pada 2008 mencapai Rp4,2 triliun, pada 2009 mencapai Rp3,9 triliun, dan pada 2010 mencapai Rp13,9 triliun atau 99,39% dari ekuitas.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPK Hadi Purnomo dalam keterangan Permohonan Penyelesaian Sengketa Kewenangan Lembaga Negara (SKLN) Presiden RI dengan DPR dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di Mahkamah Konstitusi Jakarta, Selasa (8/5/2012).

"Nilai idle cash itu merupakan angka yang sangat besar dan mengerikan karena hanya sebagian kecil dana PIP yang telah disalurkan kepada BUMN dan Pemda. Dana tersebut harusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.

Jumlah dana yang disalurkan kepada BUMN atau Pemda hanya Rp78,1 miliar. Selain itu, PIP juga telah mengantongi dana Rp1 triliun untuk alokasi dana investasi dari APBN 2011, yang sampai 30 Juni 2011 belum dicairkan.

Hadi mengungkapkan, PIP selalu memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam LHP BPK atas Laporan Keuangan PIP tahun 2008, 2009, 2010. Namun karena besarnya dana idle cash itu, BPK selalu memberikan paragraf penjelasan terkait dengan dana investasi yang tidak digunakan untuk memberikan pelayanan umum kepada masyarakat. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.