INILAH.COM, Beijing - Seorang eksekutif puncak perbankan China yang baru-baru ini meluncurkan pelayanan bagi nasabah super-kaya, Selasa (8/5) memprediksi bahwa kekayaan bersih individu penduduk (HNWIs) China pada 2015 akan melonjak tiga kali lipat dari angka yang dicapai pada 2010.
“Aset HNWI di China akan berakumulasi pada tahun-tahun mendatang, melonjak rata-rata setahun sebesar 27 persen dari US$2,627 triliun pada 2010 menjadi US$8,764 triliun pada 2015,” ujar CEO United Overseas Bank (UOB) China Chen Jiafa mengutip laporan CLSA Asia-Pacific Market, tulis kantor berita Xinhua.
Kelompok HNWI dengan kekayaan individual di atas 6 juta yuan (sekitar US$950 ribu) sekarang sudah mencapai 2,7 juta orang di China, menurut survei Hurun Report. Lembaga Hurun ini sering mengeluarkan laporan mengenai kalangan super-kaya China setiap tahun.
Di antara kota-kota China, Beijing adalah kota dengan jumlah penduduk super-kaya terbanyak, yaitu 460.000 orang. UOB China telah meluncurkan jasa perbankan bagi kalangan super-kaya yang menginvestasikan kekayaanya minimal 1 juta yuan dengan menawarkan layanan perbankan yang personal dan beragam.
Kota-kota lain seperti Shanghai yang sejak zaman sebelum perang telah dihuni beragam komunitas internasional tentu memiliki kelompok super-kaya yang juga banyak. Shanghai adalah pusat finansial terkemuka dan digemari sebagai tempat tinggal komunitas internasional. [mdr]