Jumat, 24 Mei 2013 | 18:35 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hatta: Terlalu Dini Kaji Ulang Pembelian Shukoi
Headline
Menko Perekonomian Hatta Rajasa - Inilah.com
Oleh: Mosi Retnanti Fajarwati
ekonomi - Kamis, 10 Mei 2012 | 17:21 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menilai terlalu dini bagi pemerintah untuk mempertimbangkan ulang rencana pembelian pesawat Shukoi dari Rusia, menyusul kecelakaan Shukoi Superjet 100 di Gunung Salak.

Saat ini, perhatian pemerintah adalah pada kecelakaan tersebut dengan meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk turun tangan menyelidiki kecelakaan tersebut. "Terlalu dini, saya mengait-ngaitkan itu (pembelian Shukoi). Biarlah KNKT, melakukan penyeledikan itu," ujar Hatta di Jakarta, Kamis (10/5/2012).

Pemerintah, dalam hal ini Kemenhan, memang sudah memesan enam buah pesawat tempur Shukoi SU-30MK2 dalam proyek pengadaan alutsista TNI-Polri. Pengadaan pesawat ini sempat mendapat sorotan karena dianggap terjadi penggelembungan harga.

Sementara itu, untuk pesawat sipil, sejumlah perusahaan penerbangan swasta sudah menandatangani pembelian Shukoi Superjet 100. Sedikitnya 30 pesawat sudah dipesan oleh Kartika Airlines, Pelita Air, dan Sky Aviation, PT Dirgantara Air Service, PT Sabang Merauke Air Service, PT Merukh Ama Coal.

Hatta mengaku prihatin dan menyampaikan belasungkawanya atas kecelakaan tersebut. "Saya sangat prihatin, artinya atas terjadinya kecelakaan tersebut, turut berbela sungkawa bagi saudara-saudara kita yang mengalami musibah itu," ungkapnya. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.