INILAH.COM,Jakarta- PT. Sky Aviation sampai kini belum memutuskan pembatalan pembelian 12 pesawat sukhoi superjet 100 buatan Rusia menyusul insiden gagalnya joy flight pesawat itu, Rabu (9/5/2012) di Gunung Salak, Bogor.
"Sampai saat ini belum ada keputusan pembatalan pesawat. Saat ini kami masih fokus mencari dan penanganan 14 staf kami yang ikut hilang dalam penerbangan tersebut," ujar Tito Zainuddin, General Manager Marketing Sky Aviation, saat dihubungi Jumatn (11/5/2012).
Sebelumnya diberitakan, Sky Aviation telah meneken perjanjian pembelian pesawat sukhoi superjet 100 sebanyak 12 unit selama empat tahun mendatang. Total transaksi US$380,4 juta. Tiga pesawat akan datang secara bertahap mulai September, November, hingga Desember tahun ini.
Penandatanganan dilakukan oleh Vladimir Prisyazhnyuk, Presiden Sukhoi Civil Aircraft Company serta Yusuf Ardhi selaku Komisaris Utama, dan Krisman Tarigan selaku Direktur Utama PT Sky Aviation pada 16 Agustus 2011, di arena Internasional Aviation and Space Salon MAKS 2011 di kota Zhukovsky, wilayah kota Moskow. Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Gumay turut hadir menyaksikan penandatanganan kontrak tersebut. [rus]