INILAH.COM, Jakarta - Menteri BUMN, Dahlan Iskan akan segera mengerahkan pasukan khusus, terkait insiden pembajakan kapal tanker MT Smyrni oleh perompak Somalia.
Kapal tersebut disewa oleh PT Pertamina (Persero) untuk mengangkut minyak mentah. "Saya belum dengar soal itu, saya minta maaf. Saya habis dari Sukabumi terus langsung rapat," kata Dahlan kepada INILAH.COM saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jum'at sore (11/5/2012).
Kapal tanker yang membawa kargo minyak Indonesia senilai US$130 juta (Rp 1,2 triliun) dibajak sekitar 285 mil Tenggara Masirah Island, Oman, pada 10 Mei 2012 pukul 09:30 waktu setempat.
Terkait insiden tersebut Dahlan mengatakan akan segera mengerahkan tim atau pasukan khusus. "Saya akan pelajari dulu situasinya, segera setelah itu kita akan kirim pasukan khusus untuk selamatkan itu. Dulu kan kita juga pernah mengalami hal sperti itu dah berhasil," ujar Dahlan.
Vice President Comunication Corporate Pertamina, Mochamad Harun mengatakan pembajakan tersebut tidak mempengaruhi produksi kilang nasional.
"Pembajakan tanker yang memuat 950 ribu barel minyak mentah Azeri dari Azerbaijan tersebut tidak akan mengganggu produksi kilang nasional secara keseluruhan, maupun Kilang Balikpapan yang menjadi tujuan pengiriman," kata Harun.