INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) per Maret 2012 sebesar 20,19% (year on year) menjadi Rp2.826 triliun.
Demikian seperti dikutip dari laporan Tinjauan Kebijakan Moneter Mei 2012 pada situs resmi BI, Sabtu (12/5/2012). Angka tersebut relatif stabil dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 20,81%.
"Pertumbuhan DPK terutama ditopang deposito dan tabungan dengan masing-masing pangsa sebesar 45% dan 31%," ungkap tinjauan tersebut. Pertumbuhan giro, tabungan, dan deposito pada bulan laporan, tercatat masing-masing sebesar 17,8%, 23,9%, dan 20,2% (year on year).
Sementara untuk pertumbuhan kredit tercatat meningkat, sejalan dengan tren penurunan suku bunga kredit. Pada Maret 2012, pertumbuhan kredit (tidak termasuk kredit chaneling) mencapai 24,9% (year on year), sedikit meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Februari 2012 sebesar 24,2% (year on year).
"Sejalan dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang positif, pertumbuhan kredit investasi (KI) berada dalam tren yang meningkat," ungkapnya. Pada Maret 2012, pertumbuhan KI tetap tercatat tinggi mencapai 30,1% (year on year), meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Februari 2012 yang mencapai 33,1% (year on year).
Sementara itu pertumbuhan kredit modal kerja dan kredit konsumsi turut mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 25,9% dan 20,5% (year on year).