INILAH.COM, Jakarta - Lima investor telah menyatakan minatnya untuk membeli Bank Mutiara eks Bank Century, yang sebagian besar merupakan investor asing.
Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Djaelani mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu calon pembeli Bank Mutiara yang ingin mendaftarkan diri. LPS memperpanjang waktu pendaftaran hingga 1 Juni 2012, dari sebelumnya 1 Mei 2012.
Saat ini, lanjutnya, sudah ada calon pembeli yang memberikan sinyal ketertarikan untuk memiliki Bank Mutiara. "Mereka sudah menyampaikan letter of intent ya artinya mengajukan minatlah. Tapi kan kita tunggu sampai awal Juni karena kita perpanjang kan. Nanti akan dikasih tahu," ujarnya di Jakarta, Senin (14/5/2012).
Hingga kini sudah ada lima investor yang menyatakan minatnya. Ia yakin jumlah tersebut akan bertambah. "Sampai dengan akhir April sudah ada lima, tapi sekarang jadi berapa saya gak tahu, karena belum ketemu sama Danareksa. Mereka kan daftarnya ke Danareksa," tuturnya.
Sebagian besar investor tersebut berasal dari pihak luar negeri alias asing. "Kebanyakan asing. Tapi saya belum bisa sebut karena mereka kan minta untuk tidak disebut dulu. Mereka umumnya baru sampai pada tahap ultimate investor. Kan mereka datang mewakili investor, ada sekuritas disini, mereka mewakili investor yang di luar," jelas Firdaus.
Sebelumnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperpanjang masa pendaftaran calon pembeli atau investor Bank Mutiara dari semula paling lambat 1 Mei 2012 menjadi 1 Juni 2012 untuk memberi kesempatan kepada calon investor.
LPS telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas menjadi penasihat keuangan penjualan PT Bank Mutiara melalui penjualan strategis kepada calon investor. [rus]