INILAH.COM, San Francisco - Emas berjangka pada Selasa (15/5/2012) dinihari jatuh ke level terendah sejak akhir Desember, karena investor memburu aset safe haven dolar AS di tengah kekhawatiran atas kekacauan politik Yunani dan posisinya di zona euro.
Emas untuk pengiriman Juni anjlok US$ 23, atau 1,5%, ke level US$ 1.561 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange, kontrak terendah sejak 29 Desember.
Investor menilai dolar sebagai aset safe haven, di tengah pembicaraan antara mitra koalisi potensial tentang pengaturan pemerintahan baru atas Yunani yang sudah runtuh.
Pasar khawatir, kebuntuan politik di Yunani akan meningkatkan kemungkinan pemilihan baru. Selain kekhawatiran tentang masa depan zona euro dan potensinya yang berantakan.
Sentimen negatif juga berasal dari melompatnya imbal hasil pada patokan obligasi pemerintah di Spanyol dan Italia.
Dolar terus mendaki, dengan indeks dolar ICE, yang mengukur unit AS terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, akhir-akhir ini diperdagangkan pada 80,541, naik dari 80,250 akhir Jumat.
Penguatan greenback cenderung membebani komoditas berdenominasi dolar seperti emas, karena membuat mereka lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Sementara itu, tembaga untuk pengiriman Juli turun 9 sen atau 2,6% menjadi US$ 3,55 per pon, penutupan terendah sejak pertengahan Januari.
Perak Juli turun 54 sen atau 1,9% menjadi US$ 28,35 per ons, membawa perak untuk terendah sejak 30 Desember. Platina Juli diperdagangkan turun US$ 28,80 atau 2% menjadi US$ 1,442.60 per ons, sementara kontrak Juni untuk paladium jatuh US$ 8,55, atau 1,4% menjadi US$ 594,85 per ons. [ast]