Rabu, 22 Mei 2013 | 21:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Perlu BUMN Urusi Cadangan Migas'
Headline
IST
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Senin, 21 Mei 2012 | 11:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM. Jakarta - Untuk mengelola cadangan migas yang begitu besar diperut bumi Indonesia, pemerintah harus membentuk badan usaha kembali yang khusus mengelola potensi cadangan tersebut.

Demikian disampaika Anggota Komisi VII DPR, Dewi Aryani kepada INILAH.COM di Jakarta Senin (21/5/2012). "Pertamina saja tidak cukup, harus ada BUMN lain sekelas Pertamina yang didirikan oleh negara untuk dapat fokus mengelola sekian banyak sumber minyak dan gas kita termasuk pertambangan," kata Dewi Aryani.

Menurut Dewi terkait cadangan dan pengelolaan migas tersebut Pertamna tidak bisa dijadikan super body. Oleh karena itu perlu dilakukan audit oleh BPK dan KPK dengan banyaknya dugaan korupsi.

"Cadangan migas dan berbagai potensi pertambangan kita harus di investigasi ulang untuk menjawab berbagai dugaan bahwa cadangannya masih cukup besar dan cukup waktu untuk segera di kelola sendiri oleh BUMN kita. Selain itu Untuk industri pertambangan raksasa seperti Freeport, Newmont dan lain-lain pemerintah juga harus berani melakukan renegosiasi yang ketat," ujar Dewi Aryani.

Saat ini, cadangan minyak Indonesia hanya hanya 3,4 miliar barel atau 900 ribu hingga 1 juta barel per hari. [rus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.