INILAH.COM, Sydney - Emas berjangka naik di perdagangan elektronik Senin (21/5/2012), memperpanjang reli pekan lalu, di tengah melemahnya dolar AS.
Emas untuk pengiriman Juni naik US$ 5,50, atau 0,3% menjadi US$ 1.597,30 per ons pada divisi Comex New York Mercantile Exchange selama jam perdagangan Asia.
Emas pekan lalu ditutup naik 0,5%, menyudahi koreksi dua pekan, karena dolar AS melemah dan investor memburu emas ketimbang aset investasi lainnya.
Ahli strategi Capital Economics mengatakan, rebound terakhir menunjukkan logam akhirnya mendapatkan kembali daya tariknya sebagai safe haven, setelah diperdagangkan seperti aset berisiko beberapa bulan terakhir.
Melemahnya dolar memberi dukungan untuk emas dalam perdagangan elektronik, dimana indeks dolar, yang mengukur unit AS terhadap enam mata uang utama, turun ke 81,072, dari 81,278 pada perdagangan Amerika Utara akhir pekan lalu.
Pelemahan greenback bisa mendorong daya beli emas, karena membuat harga komoditas lebih terjangkau untuk pemegang mata uang lainnya.
Sebagian besar logam mengikuti penguatan emas, meskipun perak melawan tren positif.
Perak Juli turun 4 sen atau 0,2% menjadi US$ 28,67 ons. Tembaga naik 3 sen atau 0,9%, ke level US$ 3,50 per pon, Platina Juli naik US$ 6,40 atau 0,4% menjadi US$ 1.465,70 per ons, sedangkan paladium Juni naik US$ 7,40, atau 1,2% menjadi US$ 611,00 per ons. [ast]