Senin, 20 Mei 2013 | 22:55 WIB
Follow Us: Facebook twitter
"Penghematan Tak Kuat Tahan Jebolnya Anggaran"
Headline
Menteri Keuangan Agus Martowardojo - inilah.com
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Jumat, 25 Mei 2012 | 13:29 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengakui, program penghematan yang dilakukan pemerintah tidak akan cukup kuat menahan jebolnya anggaran.

Hal tersebut terutama disebabkan batalnya penaikan harga BBM bersubsidi. "Kita masuk ke era yang menantang, yaitu karena kita tidak bisa menaikkan harga BBM. Sehingga dalam menjalankan APBNP, pengeluaran-pengeluaran tentu tidak bisa sebesar kalau seandainya penyesuaian BBM dapat dilakukan," paparnya di Jakarta, Jumat (25/5/2012).

"Walaupun kita telah komit potong anggaran Rp18,9 triliun, walaupun kita tidak akan menggunakan dana kompensasi Rp30 triliun. Tapi tiap kenaikan harga minyak dunia, membuat porsi subsidi menjadi besar," jelas Agus Marto.

Di sisi lain, ia berharap, kementerian lembaga dapat menekan adanya kebocoran anggaran agar belanja negara tidak semakin menjulang, hanya karena faktor tersebut.

"Kalau pengelolaan kita sudah dipotong Rp18,9 triliun masih tidak cukup arahkan pemerintah seluruh Indonesia, untuk melakukan penghematan, sangat tidak bisa diterima adanya pemborosan-pemborosan ataupun kebocoran-kebocoran," ungkapnya.

"Kita dengan bagaimana anggaran belanja dinas bisa bocor 30-40 persen, itu tidak bisa diterima kami minta semua jajaran semua yang ada di wilayah-wilayah itu betul-betul mengingatkan institusi di K/L agar hal tersebut tidak terjadi," paparnya. [rus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.