INILAH.COM, California - Tahun depan Hewlett Packard (HP) berencana akan mem-PHK 27 ribu tenaga kerjanya, dengan alasan restrukturisasi perusahaan.
Berita mengejutkan ini diumumkan bersamaan dengan laporan penurunan keuangan HP yang mencapai lebih dari 30%.
Seperti dikutip dari Mashable, para petinggi HP mengatakan bahwa PHK tersebut sama dengan pengurangan 8% dari keseluruhan tenaga kerja mereka.
"Proporsi pemotongan tenaga kerja tersebut juga bervariasi dari berbagai wilayah," ungkap pihak HP.
Dikatakan apabila proses PHK tersebut selesai, bakal menghemat miliaran dollar, yang mana dana tersebut dapat digunakan untuk investasi ulang, serta mengekspansi beberapa wilayah seperti layanan cloud, keamanan dan informasi lainnya.
"Yang kami inginkan ialah fokus pada layanan, yang tergantung pada seberapa individu yang menginginkannya," ujar CEO HP Meg Whitman.