INILAH.COM, Jakarta - Bank Muamalat merencanakan penyaluran pendanaan dalam bentuk valuta asing (valas) sebesar US$30 juta dalam sebulan ke depan.
Menurut Direktur Keuangan dan Operasional Bank Muamalat Hendrianto pendanaan tersebut rencananya akan digunakan untuk pembiayaan korporat menengah yang memiliki basis usaha ekspor. "Sampai akhir tahun, kami menargetkan funding sebesar Rp32,4 triliun atau valas sebesar Rp2,5 triliun atau setara dengan 250 juta dolar AS," ujarnya dalam acara jumpa pers di Jakarta, Senin (28/5/2012).
Saat ini Bank memiliki funding valas sebesar US$170 juta atau 8% dari total funding dengan portofolio 50% korporat, dan 30% ritel. "Dari sisi likuiditas portofolio, funding valas kita relatif stabil."
Sumber valas bank antara lain berasal dari perusahaan lokal, dolar ritel, dan dolar dari kantor cabang di Kuala Lumpur. [tjs]