Minggu, 26 Mei 2013 | 15:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Humas Soputro
Kobexindo Siap Jadi Pemimpin Pasar
Headline
inilah.com/Billy A. Banggawan
Oleh: Billy A Banggawan
ekonomi - Selasa, 29 Mei 2012 | 09:09 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Berambisi menjadi pemimpin pasar, PT Kobexindo Tractors Tbk(KT) melakukan beberapa manuver.Keterbukaan di bursa pun menjadi indikasi kesiapan perusahaan untuk transparansi keuangan.

Perusahaan ini mencatat laba bersih senilai Rp79,94 miliar pada 2011, naik cukup pesat ketimbang 2010 yang hanya mencapai Rp20,20 miliar. Sedangkan di sisi pendapatan, perusahaan ini berhasil meraup Rp1,30 triliun dari Rp741,76 miliar pada tahun sebelumnya.

Di tahun ini, KT menargetkan pendapatan Rp2 triliun dan laba bersih senilai Rp155 miliaryang semuanya diperoleh dari penjualan alat berat.Adapun penjualan alat berat ditargetkan dapat mencapai 1.300 unit.

Selain itu, perusahaan ini mengaku, 90% penjualan alat berat diperuntukkan sektor pertambangan. “Dengan penguasaan sekitar 6%,perusahaan ini memiliki potensi tumbuh ke depan,” kata Presiden Direktur KT Humas Soputro.Berikut wawancara lengkapnya.

Bagaimana kinerja perusahaan hinggaMaret 2012?

Sebagai pemimpin pasar di penggali, kami berhasil menguasai 39%pangsa pasar. Hingga Maret 2012sendiri, kami berhasil meraih laba bersih Rp39 miliar dan pendapatan naik 137%.

Apa yang akan dilakukan KT untuk memperkuat posisi?

Kami melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) sebesar 858 juta saham atau 30% modal. Target dana hasil penawaran umum saham perdana ini sebesar Rp400 miliar-Rp500 miliar.Saham akan kami tawarkan seharga Rp380 hingga Rp520 per lembar.

Akan digunakan untuk apa saja dana dari IPO ini?

Dana yang terkumpul, 34% untuk belanja modal.Kami akan ekspansi lima cabang baru dan tiga cabang yang sudah ada akan diperluas untuk memperluas distribusi.Cabang yang akan dibuka termasuk di Makassar, Palembang, Sumatra Selatan, dan Jawa Timur.

Kami juga akan buka membuka cabang-cabang di sentra tambang.Sisadana yang ada akan digunakan untuk tambahan modal kerja sebesar 41%. Kemudian,sekitar 21% untuk pelunasan utang dan 4% untuk penyertaan modal kerja pada PT Kobexindo Equipment.

Total hutang kami sendiri mencapai US$10,5 juta(Rp98 miliar) yang terdiri dari US$3,5 juta (Rp32,7 miliar) pada Bank Resonia Perdania dan US$7 juta (Rp65,3 miliar) pada Bank DBS. Hutang akan kami bayar pada semester kedua 2012.

Siapa saja yang menjadi penjamin emisi?

Kami menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Lautandhana dan PT Valbury Asia Securities sebagai penjamin pelaksana emisi IPO ini.[ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.