Sabtu, 25 Mei 2013 | 03:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BPS Senang Rupiah Melemah
Headline
inilah.com
Oleh: Mosi Retnanti Fajarwati
ekonomi - Jumat, 1 Juni 2012 | 19:13 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menilai positif penurunan nilai tukar rupiah. Kondisi ini bisa menekan laju impor.

Direktur Statistik Harga BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah pada satu sisi memiliki dampak positif. "Bagus juga untuk mengurangi impor. Misalnya karena rupiah melemah, jeruk China akan naik harganya maka kita akan memilih jeruk lokal," ujarnya di Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Namun di sisi lain, penurunan rupiah berpotensi mendongkrak faktor inflasi dari barang impor (imported inflation). "Barang-barang impor kita masih banyak barang baku, tetapi barang konsumsi juga banyak itu yang nanti kalau inflasi mengukur barang konsumsi. Jadi dia mempengaruhi barang konsumsi itu," jelasnya.

Menurutnya, sikap Bank Indonesia (BI) untuk tidak terlalu ketat menjaga pergerakan nilai tukar rupiah adalah pertimbangan yang cukup tepat. Tujuannya, supaya neraca perdagangan tidak terganggu.

"Maka mungkin BI tidak menjaga kurs karena nanti impor akan tinggi dan ekspor susah. Tetap harus dilepas, tapi terkendali. Jangan tiba-tiba ditahan di 9.000-an, itu merugikan kita juga," ungkapnya. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.