INILAH.COM, Jakarta - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mencatat laba bersih di kuartal pertama 2012 sebesar Rp3,5 triliun. Keuntungan yang memuaskan ini berkat layanan data dan SMS.
Telkomsel juga membagi deviden pada para pemegang saham Rp10,2 triliun atas kinerja positif di tahun buku 2011. Selama tahun buku 2011, Telkomsel berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp48,7 triliun atau tumbuh 7% dibanding tahun sebelumnya.
Menurut Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, EBITDA 2011 juga mengalami peningkatan menjadi Rp27,5 triliun dengan laba bersih mencapai Rp12,8 triliun dimana kontribusi terbesar berasal dari layanan data dan SMS.
Berikut wawancara lengkapnya.
Bagaimana dengan pertumbuhan di kuartal pertama 2012?
Pertumbuhan positif Telkomsel terus berlanjut di sepanjang kuartal pertama 2012. Selama kuartal pertama 2012, kami berhasil menghadapi kompetisi di industri telekomunikasi yang makin ketat dengan melakukan berbagai terobosan produk dan layanan.
Hal ini terbukti dengan meningkatnya pendapatan sebesar 9% dibanding periode sama tahun lalu, tertinggi di industri telekomunikasi, sekaligus memimpin pasar dengan pangsa pasar sebesar 43% dan 109,9 juta pelanggan.
Selama tiga tahun terakhir (2009-2011), jumlah pelanggan Telkomsel tumbuh sangat signifikan sebesar lebih dari 41 juta yang mendorong peningkatan pendapatan sebesar Rp7,1 triliun.
Sementara itu, jumlah pelanggan data melonjak dari 17 juta menjadi 40 juta. Di 2011, Telkomsel menyetor pajak sebesar Rp8,7 triliun ke kas negara dan ini menempatkan Telkomsel menjadi salah satu kontributor pajak yang signifikan di Indonesia.
Untuk trafik data akan seperti apa?
Trafik data di Indonesia, untuk tahun ini diperkirakan tumbuh sebesar 40% karena makin banyaknya perangkat ponsel pintar dengan harga terjangkau. Terkait usaha menambah dan memperluas pelanggan layanan data, kami menggelar lebih dari 10 ribu BTS 3G dari sekitar 45 ribu BTS di seluruh Indonesia.
Jumlah kota broadband juga akan digenjot dari 46 kota menjadi 100 kota di akhir 2012. Selain itu, Telkomsel menjadi operator pertama di Indonesia yang sukses melakukan uji coba layanan Long Term Evolution (LTE) 4G.
Langkah-langkah apa yang dilakukan Telkomsel untuk menjaga kualitas?
Untuk melayani hampir 110 juta pelanggan, kami melakukan beragam inovasi beyond telco dan layanan telekomunikasi selular berbasis data, antara lain dengan layanan yang mendukung less cash society seperti T-Cash dan Tap Izy.
Selain itu, untuk industri kreatif ada aplikasi mobile dan Value Added Services (VAS) lain. Kami juga aktif mewujudkan layanan komunikasi di lebih dari 25 ribu desa melalui program Universal Service Obligation (USO) dan 880 Desa PINTER (Punya Internet).
Target ke depan hingga akhir 2012?
Kami akan menggenjot layanan data dan menargetkan lebih dari 66 juta pelanggan mobile internet. Dari 110 juta pelanggan, pelanggan data mengalami lonjakan sangat signifikan, dari 17 juta di 2009 menjadi 40 juta di kuartal pertama 2012.
Layanan data akan menjadi tulang punggung pertumbuhan bisnis selular di masa depan. Terkait layanan data LTE 4G, kami terus melakukan pengembangan teknologi dan jaringan. Di sisi lain, layanan data kami sudah terbukti meningkatkan trafik bisnis UKM serta mendukung proses kreatif dari kaum muda Indonesia. [ast]