INILAH.COM, Jakarta - Calon anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rahmat Waluyanto menilai keterlibatan masyarakat dalam OJK juga sangat penting. Dengan partisipasi masyarakat diharapkan menghadirkan public security.
"Keterlibatan masyarakat itu sangat penting. Seberapa hebat pun regulasi dan supervisi yang dilakukan OJK itu tidak akan bisa berhasil optimal kalau tidak ada partisipasi masyarakat termasuk juga peranan DPR," ujar Rahmat di gedung MPR/DPR, Senin (11/6/2012).
Partisipasi masyarakat tersebut dapat memunculkan apa yang disebut dengan public security. Meningkatkan partisipasi masyarakat tersebut bisa dilakukan engan meningkatkan keterbukaan informasi, pemahaman keuangan melalui edukasi, sosialisasi. Lalu memberikan produk yang dapat masyarakat rasakan seperti produk ritel.
Pemahaman masyarakat yang baik dapat turut mengawasi OJK. Setelah itu masyarakat harus ikut memiliki produk investasi dari pemerintah seperti sukuk atau obligasi ritel. "Kalau mereka tidak pernah membeli sukuk ritel dan obligasi negara ritel atau investasi di pasar saham dan obligasi, mereka tidak akan merasa ikut memiliki dan memberikan partisipasi di dalam pengawasannya," tutur Rahmat. [tjs]