Minggu, 26 Mei 2013 | 09:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BPH Migas Selektif Beri Kuota BBM Tambahan
Headline
inilah.com
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Selasa, 12 Juni 2012 | 09:36 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Untuk menghindari terjadinya over kuota disetiap daerah dan terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi, BPH Migas berencana memberikan kuota berdasarkan pertumbuhan daerah atau berdasarkan product domestic regional bruto (DPB).

Demikian disampaikan Kepala BPH Migas, Andy Someng saat ditemui di Gedung DPR Senin malam (11/6/2012). "Masalah kuota itu lebih efektif kalau kita itu mendapat informasi berdasarkan pertumbuhan ekonomi daerah atau product domestic regional bruto. Itu lebih tepat, karena bisa dikontrol dari kebutuhannya," kata Andi Someng.

Andi Someng mengaku sudah dua bulan yang lalu mengirim surat kepada pemerintah provinsi terkait metode penghitungan kuota BBM bersubsidi tersebut. "Saya sudah kirim formnya, berapa sih kebutuhan pertumbuhan ekonomi misalnya bidang usaha mikro, nelayan, berapa sih transportasi. Tapi kalau semakin tinggi ppertumbuhannya kita juga akan lihat keuangan negara dong," ujar Andi Someng.

Andi Someng menambahkan kemungkinan metode penghitungan kuota BBM bersubsidi ini akan mulai diterapkan pada tahun 2013. "Kita penginnya kebutuhan kuota itu real, bukan berdasarkan realisasi," ujarnya. [rus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.