INILAH.COM, Jakarta - Perusahaan global di bidang jaringan dan telekomunikasi Cisco terbilang sukses berkarir di tanah air. Kesuksesan ini tak lepas dari Stuart Hendry.
Managing Director Cisco Indonesia ini memiliki misi memperkuat reputasi perusahaan sebagai mitra teknologi di segmen perusahaan kelas kecil hingga menengah di Indonesia. “Saya akan mendukung pertumbuhan negara dalam kompetisi di era ekonomi global melalui teknologi,” kata pria asal Skotlandia ini, baru-baru ini.
Saat masuk Indonesia, pria lulusan University of Strathclyde di bidang teknik elektro dan mikroprosesor ini melihat Indonesia sebagai negara yang berpotensi tumbuh dan berkembang besar di bidang teknologi.
“Pertumbuhan teknologi di Indonesia bisa dilihat dari pesatnya jumlah pengguna Internet,” ungkapnya. Jakarta sendiri berhasil menjadi kota kedua di dunia dengan jumlah pengguna Facebook terbanyak, yakni sebanyak 7.434.580.
Uniknya, Dinas Kependudukan menyebutkan, jumlah penduduk yang ada di ibu kota mencapai 10.187.595. Secara keseluruhan, Indonesia menjadi pengguna Facebook nomer tiga dan Twitter nomer lima di dunia.
“Hal ini memperlihatkan sudah banyak masyarakat di negara ini yang sadar teknologi,” katanya. Sayangnya, pemakaian teknologi di Indonesia masih fokus pada penggunaan sosial media saja, padahal banyak hal yang bisa dipelajari lewat Internet dan teknologi.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meroket beberapa tahun belakangan, berdasarkan data World Bank, Stuart mengatakan, tiap peningkatan 10% pengguna Broadband bisa meningkatkan 1% GDP di suatu negara.
Hal ini membuat Stuart yakin perekonomian Indonesia bisa didorong dengan memanfaatkan teknologi ICT yang tepat.
“Dilihat dari pasar ekonomi, pasar Indonesia merupakan pasar sangat potensial untuk berkompetisi di ekonomi global. Untuk bisa berkontribusi di ekonomi global dan tetap berhasil di iklim ekonomi, perusahaan harus menggunakan internet sebagai platform kolaborasi ke lingkup internasional,” katanya.
Sebelumnya, Stuart bekerja sebagai Account Manager untuk Case Communications pada 1984-1991. Kemudian, pada 1991-1999 ia bekerja sebagai Sales Manager untuk Siemens Network Systems Ltd.
Pada 1999-2002, Stuart menjadi Managing Director untuk Logicalis Australia. Kemudian, dari 2005 hingga saat ini, ia bergabung dengan Cisco dan saat ini menjadi Direktur Pelaksana Cisco Indonesia. [ast]