Rabu, 19 Juni 2013 | 04:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemilu Yunani Picu Asing Bertahan
Headline
inilah.com
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Senin, 18 Juni 2012 | 18:51 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Sentimen positif yang datang dari Yunani bakal memicu investor asing untuk mempertahankan dananya di Indonesia.

Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Rahmat Waluyanto mengatakan, sentimen positif yang datang dari pemilu Yunani terlihat dari kondisi pasar saham domestik dan Asia yang menguat.

"Menurut saya, ini ke depannya capital inflow juga cukup akan besar. Karena yang pertama, adanya sentimen positif yang timbul dari hasil pemilu yang dilakukan Yunani kemarin itu positif," tuturnya di DPR, Senin (18/6/2012).

Ia menjelaskan, menjelang pemilu Yunani sebagian besar investor terutama investor asing mencabut dananya dari pasar saham Asia termasuk Indonesia karena khawatir akan hasil pemilu.

"Karena dianggap volatilitas di pasar itu akan kurang, ketakutan investor asing pull out (hengkang) itu akan turun. Makanya keinginan mereka untuk tinggal di Indonesia bakal lebih besar," paparnya.

Bertahannya dana asing ini, lanjut Rahmat, sehubungan juga dengan kondisi ekonomi Amerika Serikat yang belum pulih total serta kondisi Eropa yang masih belum terlepas dari krisis.

"Jadi istilahnya easy monetery policy masih akan dijalankan, kebijakan mendukung suku bunga yang rendah. Capital inflow akan balik cukup besar ke Indonesia karena sentiman negatif itu berkurang. Itu semua akan mendorong capital inflow di negara-negara Asia terutama di Indonesia, karena ada masalah di India, China," tuturnya.

Berdasarkan hasil sementara perhitungan suara pemilu Yunani, dengan 97% dari total surat suara sudah diitung, Partai Demokrasi Baru berada di urutan pertama dengan dukungan suara 29,7%. Peringkat kedua adalah kubu sayap kiri, Partai SYRIZA dengan 26,9% suara, diikuti oleh mitra koalisi Demokrasi Baru, yaitu Partai Sosialis PASOK dengan 12,3%.

Menurut peraturan pemilu di Yunani, partai di peringkat pertama berhak mendapat bonus 50 kursi di parlemen. Maka, koalisi Demokrasi Baru dan PASOK berhak menguasai 162 dari 300 kursi di parlemen.

Ini menjadi modal bagi koalisi Demokrasi Baru dan PASOK untuk memastikan Yunani terus mendapat bantuan sekaligus mengikuti program bailout yang ditetapkan Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF). Kemenangan mereka juga membuat Yunani tetap di zona euro. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.