INILAH.COM, Jakarta - Bila ingin awet menduduki jabatan sebagai Menteri, Menteri ESDM, Jero Wacik berpesan agar tidak menunda-nunda waktu ketika dipanggil oleh Presiden. Sesibuk apapun tugas Menteri harus indahkan ketika dibutuhkan oleh Presiden.
Demikian disampaikan Menteri ESDM, Jero Wacik pada kuliah umum di hadapan wisudawan/wisudawati PTK Akamigas Cepu tahun akademik 2011/2012 di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Rabu (20/6/2012).
"Kalau jadi Menteri gak boleh 'tar sok, tar sok' (bentar-besok-red). Nanti di reshufle baru tau diri tau rasa," kata Wacik.
Wacik mengatakan bahwa pesan tersebut bukan asal ngomong, pasalnya hal itu dialami oleh dirinya sendiri. "Jika karir kita ingin naik, apa yang dilakukan oleh SBY saya tiru dari beliau. Jadi ketika saya mau mewisuda di Cepu tapi saya dipanggil sama SBY saya katakan siap kembali saya," ujar Wacik.
Selaian wisudwan dan wisudawati sejumlah pejabat kementerian dan lembaga juga menghadiri acara tersebut. Di antaranya adalah Dirjen Migas, Evita H Legowo, Dirjen Minerba, Thamrin Sihite, Wakil Kepala BP Migas, Hardiono, Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan dan lain-lain. [rus]