INILAH.COM, Jakarta - Rencana PT Pertamina (Persero) untuk memindahkan lokasi pembangunan kilang BBM di Tuban dan Balongan tidak dipersoalkan oleh pemerintah. Pemindahan tersebut terpaksa akan dilakukan oleh Pertamina mengingat tingginya harga lahan di tempat tersebut.
Demikian disampaikan Wakil Menteri ESDM, Rudi Rubiandini saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Rabu (20/6/2012).
"Soal pemindahan lokasi itu hanya teknis. Kalau itu operasional bisnis dimanapun begitu sama. Yang penting di pinggir pantai agar kapal dengan mudah berlabuh," kata Rudi.
Rudi menjelaskan bahwa keberadaan kilang BBM memang sangat dibutuhkan untuk ketahanan energi nasional, sehingga tidak tergantung dari negara lain. "Kilang itu hanya toll, bukan harga. Disitu adalah ketahanan energi, dimana ketika kita memiliki alat sendiri maka itu akan lebih aman," jelas Rudi. [rus]