Sabtu, 25 Oktober 2014 | 23:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
China Nickel Garap Smelter US$2,1 M di Indonesia
Headline
Menteri ESDM, Jero Wacik - inilah.com
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Kamis, 21 Juni 2012 | 16:47 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Perusahan nikel asal China yaitu China Nickel Resources berencana membangun industri pengolahan.atau pemurnian (smelter) bahan baku mineral di Sulawesi dan Kalimantan Selatan. Setidaknya investasi yang akan dikeluarkan mencapai US$ 2,1 miliar.

Demikian disampaikan Menteri ESDM, Jero Wacik pada konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Kamis (21/6/2012). "Fase pertama mereka akan investasi US$ 600 juta, fase selanjutnya US$ 1,5 miliar," ujar Wacik.

Lebih lanjut Wacik mengatakan perusahaan asal negara tirai bambu tersebut akan beroperasi dalam peleburan biji besi. Sementara terkait penentuan lokasi, pemerintah Indonesia kata Wacik menyerahkan sepenuhnya kepada investor.

"Saya sudah buka opsi, cek saja lokasi mana yang paling mudah. Namun saya pastikan untuk ground breakingnya pada 4 Juli nanti, dan selambat-lambatnya 2014 sudah berproduksi awal sehingga tidak perlu ekspor biji besi lagi," pungkas Wacik. [rus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER