Jumat, 24 Mei 2013 | 07:48 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Penyaluran Kredit BTPN Semester 1 2012 Capai 24%
Headline
IST
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Jumat, 29 Juni 2012 | 15:06 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Solo - Krisis finanasial yang terjadi di kawasan Uni Eropa dan Amerika berdampak kepada penyaluran kredit perbankan Indonesia, tak terkecuali Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN).

Nilai penyaluran kredit BTPN menurun dari capaian penyaluran kredit tahun 2011 yang mencapai 30%.

"Dengan situasi ekonomi dunia yang tidak menentu, pasti hal itu akan berpengaruh terhadap penyaluran kredit. Paling tidak tumbuhnya sekitar 22-23%," kata Direktur BTPN, Arief Haris pada acara workshop perbankan bertema pemberdayaan mass market dan tantangan pelaksanaan financial inclusion di Solo Jum'at (29/6/2012).

Haris mejelaskan bahwa penurunan penyaluran kredit tersebut bukan hanya dialami oleh BTPN, akan tetapi mayoritas juga terjadi pada perbankan Indonesia. Namun begitu, pada semester pertama 2012 ini capaian kredit diakuinya berjalan sesuai dengan rencana. "Target pertumbuhan sebesar 23% sudah sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) kita di 2012,"

Lebih lanjut Haris mengatakan, penurunan kredit pada tahun ini disebabkan banyak pinjaman pada tahun lalu yang sudah diaprove, namun belum ditarik. Akibatnya penyaluran kredit menjadi tersendat.

Hingga semester pertama 2012 penyaluran kredit BTPN sektor mikro sudah mencapai 24%, atau seperempat dari target. Sementara untuk pensiunan 74%, sisanya kredit untuk syariah. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.