Kamis, 23 Mei 2013 | 04:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Emas Melesat ke $1.621 per Ons
Headline
inilah.com
Oleh: Th. Asteria
ekonomi - Rabu, 4 Juli 2012 | 07:22 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, San Francisco - Harga emas pada Rabu (4/7/2012) ditutup di level terbaik dalam dua pekan, didorong ekspektasi bahwa bank sentral seluruh dunia akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Emas untuk pengiriman Agustus naik US$ 24,10, atau 1,5%, ke level US$ 1.621,80 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Pencapaian ini menutup kerugian tipis pada perdagangan sebelumnya, ketika kontrak turun 0,4% ke level US$ 1.597,70 per ons.

James Cordier, manajer portofolio Optionseller.com di Florida mengatakan, investor mencapai kesimpulan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk Bank Sentral Eropa menurunkan suku bunga. “Ada juga beberapa harapan aksi ECB ini akan diikuti oleh langkah stimulus yang sama oleh bank sentral lainnya,” katanya.

Analis di Commerzbank menuturkan, Bank Sentral Eropa diekspektasikan menurunkan tingkat suku bunga pada Kamis (5/7/2012) waktu setempat, dan China diharapkan melonggarkan lagi rasio persyaratan cadangan minimum untuk bank. , mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien Selasa.

“Langkah lain juga diharapkan dari bank sentral AS, setelah data manufaktur melemah,” katanya.

Pelemahan dolar AS juga menguntungkan emas. Selain minyak dan komoditas lain, serta ekuitas, yang diperdagangkan lebih tinggi.

Indeks Dolar, yang melacak mata uang AS terhadap enam rival utama, diperdagangkan pada 81,803, naik dari sekitar 81,888 pada akhir perdagangan Amerika Utara kemarin. Penguatan dolar adalah negatif untuk emas dan bahan mentah berjangka, karena membuat mereka lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara perak untuk pengiriman September naik 78 sen atau 2,8% ke level US$ 28,28 per ons. Tembaga September naik 7 sen atau 2,1% menjadi US$ 3,54 per pon.

Platina dan paladium juga menguat, dengan platina Oktober naik US$ 33,10, atau 2,3%, menjadi US$ 1.491.,40 per ons. Paladium September naik US$ 20,90, atau 3,6% menjadi US$ 598,90 per ons.

Sebelumnya, Kementrian Perdagangan mengatakan pesanan pabrik AS naik 0,7% pada Mei, jauh di atas ekspektasi sekitar 0,1%. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.