INILAH.COM, Jakarta – Amerika Serikat, melalui Bank Ekspor Impor AS siap mendukung pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS), dengan memberikan kredit jangka panjang.
“Walaupun Bank Exim tidak dapat memberikan pembiayaan modal untuk pembangunan proyek tersebut, namun kami dapat membantu pembiayaan jangka panjang untuk pembelian aneka produk dan jasa dari AS, serta menyediakan 30% dari biaya lokal, terkait pembelian tersebut,” demikian tulis Patricia M Loui, Direktur Bank Exim AS.
Ia pun menjelaskan, bahwa fasilitas pembiayaan jangka panjang itu menggunakan suku bunga tetap yang mengacu pada tingkat bunga LIBOR.
Patricia menyurati Chairman Artha Graha Network Tomy Winata, dari Washington DC pada 15 Maret 2012 lalu. Surat dukungan itu sendiri merupakan tindak lanjut pertemuan antara Tomy dengan rombongan Bank Exim AS yang dipimpin Patricia di Jakarta, Februari 2012.
Dalam suratnya, Patricia mengatakan bahwa pihaknya menilai proyek JSS yang tengah dipersiapkan oleh konsorsium Graha Banten Lampung Sejahtera, sangat penting bagi upaya membangun konektivitas antar wilayah di Indonesia. Selain juga penting untuk meningkatkan manfaat yang lebih beragam dari pembangunan ekonomi Indonesia.
Di bagian akhir, Patricia menyatakan pihaknya akan mempromosikan informasi proyek JSS tersebut kepada berbagai instansi pemerintah AS, antara lain Overseas Private Investment Corporation (OPIC).
Menanggapi hal ini, Tomy Winata mengaku, pihaknya sebagai bagian dari pemrakarsa pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS), selama ini memang terus berupaya dan bekerja keras untuk meraih dukungan dari dunia internasional.
“Kami terus berkerja sesuai amanah Prepres No 86/2011, termasuk membuka diri dan berkomunikasi dengan para mitra strategis potensial dari mancanegara,” ujarnya.
Pihak-pihak luar negeri yang telah memberikan komitmen kerjasama itu, lanjut Tomy, yaitu AS yang terdiri dari Bank Export Import AS yang akan menggandeng OPIC. Selain Korea Selatan yang terdiri dari GS Enginerring dan grup LG.
Sedangkan dari Jepang, dukungan telah disampaikan JG Corporation, Nippon Koei, dan Nippon Steel. Selanjutnya dari RRC, komitmen kerjasama telah disampaikan pihak China Railway Construction Corporation dan China Development Bank. [ast]