INILAH.COM, Hongkong – Harga minyak mentah berjangka jatuh dari level tertinggi lima pekan pada perdagangan elektronik Rabu (4/7/2012), menjelang liburan AS dan penguatan dolar.
Minyak manis mentah untuk pengiriman Agustus turun 60 sen atau 0,7% menjadi US$ 87.06 per barel di Globex. Kontrak bulan depan melonjak US$3.91 atau 4,7% dalam sesi reguler New York Mercantile Exchange dini hari tadi, akibat kekhawatiran geopolitik di tengah ekspektasi pelonggaran moneter.
Penurunan ini terjadi, bahkan setelah data dari Data American Petroleum Institute menunjukan bahwa persediaan minyak mentah turun 3 juta barel pada minggu terakhir.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang global, naik menjadi 81,857 di Hongkong, dibandingkan di 81.796 pada perdagangans sebelumnya. [ast]