INILAH.COM, Jakarta - Rencana pemerintah untuk memasukan CSR (corporate social responbility) menjadi bagian cost recovery mendapat dukungan sepenuhnya oleh DPR.
Demikian disampaikan Anggota Komisi VII DPR, Bobby Rizaldi kepada INILAH.COM di Jakarta Rabu (18/7/2012). "Sangat bagus, karena CSR itu adalah bagian dari operasi untuk mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi kegiatan migas dan merupakan representasi negara dan bukan donasi kontraktor migas," kata Bobby.
Namun begitu menurut Bobby, pemberian CSR harus persetujuan pemerintah melalui BP Migas. "Oleh karenanya merupakan cost recovery, Fraksi Partai Golkar mendukung revisi Peraturan Pemerintah No 79 tentang cost recovery," ujar Bobby.
Pemerintah berencana merevisi peraturan Menteri ESDM tentang CSR agar dimasukan dalam cost recovery. Rencana tersebut merupakan usulan dari BP Migas. [rus]