Rabu, 22 Mei 2013 | 08:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
IMF Rencana Stop Bantuan, Yunani Terancam Bangkrut
Headline
IST
Oleh:
ekonomi - Senin, 23 Juli 2012 | 07:31 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Los Angeles - Dana Moneter Internasional (IMF) berencana menghentikan bantuan ke Yunani. Hal ini meningkatkan kemungkinan bahwa Yunani akan bangkrut pada awal September.

Demikian menurut laporan pers Jerman Minggu (22/7/2012) waktu setempat, mengutip pejabat Uni Eropa yang tidak disebutkan namanya.

"Troika" dari kelompok internasional yang mengawasi bantuan Yunani, yakni Komisi Eropa, IMF dan Bank Sentral Eropa (ECB), mengirim penguji ke Yunani pekan ini untuk mengukur kemajuan terhadap persyaratan program bantuannya.

Namun, Der Spiegel melaporkan kepada Troika, bahwa sudah jelas pemerintah Yunani tidak dapat memangkas pengeluaran 120% dari pertumbuhan ekonomi hingga 2020, seperti yang disyaratkan. Demikian menurut Bloomberg News.

“Dan jika Yunani diizinkan memiliki lebih banyak waktu untuk mencapai target pemangkasannya, akan dibutuhkan lebih dari 10-50 miliar euro (US$ 12,1-60,5 miliar) bantuan,” ujarnya.

Laporan itu mengatakan ECB dapat melangkah masuk dengan bantuan sementara.

Secara terpisah, Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble, dikutip oleh harian Bild mengatakan, Yunani harus melipatgandakan upaya untuk memenuhi syarat bantuannya. "Jika ada penundaan, Yunani harus menebusnya," kata Schaeuble.

Sementara itu, The Wall Street Journal melaporkan bahwa pemerintah koalisi baru Yunani berencana mengumumkan langkah penghematan baru dan mencari pemangkasan anggaran baru senilai miliaran euro menjelang pertemuan akhir pekan ini dengan penguji internasional Troika.

Pemerintah New Democracy Yunani -PASOK akan mengumumkan merger dan penutupan sekitar 20 lembaga negara pekan ini, kata laporan itu.

Kabar ini mengutip seorang pejabat Yunani seniro yang tidak disebutkan namanya. Menurutnya, "Kami akan menemukan semua penghematan yang diminta, atau dalam beberapa kasus mengusulkan langkah-langkah yang setara dengan lebih dari dua kali apa yang diminta Troika." [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.