Jumat, 24 Mei 2013 | 03:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dirjen Pajak Akui Instansinya Rawan Korupsi
Headline
Dirjen Pajak, Kemenkeu RI, Fuad Rahmany - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Senin, 30 Juli 2012 | 15:32 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Dirjen Pajak, Kemenkeu RI, Fuad Rahmany mengakui instansi yang dipimpinnya rawan korupsi.

"Ya memang begitu, memang sifat pekerjaannya rawan," ungkap Fuad di Jakarta, Senin (30/7/2012). Hal tersebut diungkapkannya ketika dikonfirmasi pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait 10 area rawan korupsi.

Menurut Fuad, dengan maraknya pengungkapan kasus korupsi di instansinya belakangan ini merupakan bukti penertiban terhadap pegawai-pegawai yang menyalahi wewenangnya.

"Kita tangkep-tangkepin, itu nanti akan turun kok. Itu nanti kita tunjukin, kita tangkap tangan, pasti kapok, karena itu cara yang terbaik. Dulu gak ditangkepin, bukan berarti tidak ada kan," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta tiga lembaga penegak hukum, yakni Kejaksaan Agung, kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memprioritaskan penanganan 10 area yang dianggap rawan korupsi. Jika pengawasan dioptimalkan,diharapkan bisa menekan terjadinya penyimpangan.

Sepuluh area rawan korupsi yakni sektor APBN/APBD,sektor pengadaan barang dan jasa, sektor pajak,sektor kepabeanan dan bea cukai,sektor migas, sektor keuangan dan perbankan, sektor BUMN/BUMD, sektor pendapatan/penerimaan negara, sektor pelayanan umum,dan sektor instansi/lembaga dengan alokasi anggaran besar. [rus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
purple.says
Selasa, 5 Februari 2013 | 13:01 WIB
Memang pajak kan lahan basah, pasti tantangan pengawasannya juga berat. Tapi dengan banyaknya pengungkapan kasus penyalahgunaan wewenang berarti indikasinya sudah ada kinerja pengawasan yang lebih baik dan sanksi yg lebih tegas.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.