Minggu, 26 Mei 2013 | 15:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kinerja Danareksa Membaik Setelah Melepas Garuda
Headline
IST
Oleh: Agustina Melani
ekonomi - Rabu, 1 Agustus 2012 | 08:37 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Danareksa Sekuritas mengaku kinerja keuangan relatif lebih baik setelah melepas saham PT Garuda Indonesia Tbk. Perseroan mengharapkan dapat mencatatkan laba bersih sekitar Rp40 miliar pada 2012.

"Danareksa menjadi lebih baik dengan rating single A dan outlook stable. Hal itu dikarenakan penyelesaian transaksi Garuda. Laba bersih Danareksa pun menjadi lebih baik. Likuiditas Danareksa secara grup hampir mencapai Rp2 triliun," ujar Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Edgar Ekaputra, Selasa (31/7/2012) malam.

Sementara itu, Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas Marciano Herman menuturkan, pihaknya dapat mencatatkan laba bersih sama sekitar Rp40 miliar pada 2012. Marciano mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat laba bersih perseroan relatif sama dengan tahun lalu meski telah melepas saham GIAA. Pertama, bisnis investment banking relatif kurang karena belum ada privatisasi BUMN. Kedua,pihaknya sedang melakukan perbaikan teknologi informasi.

"Tahun lalu kami menangani privatisasi right issue Bank Mandiri dan BNI serta IPO PT Garuda Indonesia Tbk. Selain itu, pada semester kedua ini perseroan sedang melakukan perbaikan teknologi informasi untuk persiapan Asean Lingkage 2015. Sehingga profitabilitas tidak menjadi paling utama dalam persiapan itu," jelas Marciano.

Lebih lanjut Marciano menuturkan, pihaknya menyiapkan teknologi informasi dalam persiapan Asean Linkage agar dapat menjadi regional class. Hal itu dilakukan agar dapat bersaing dengan perusahaan sekuritas asing lainnya. Pihaknya pun bekerjasama dengan anak usaha Telkom untuk perbaikan sistem teknologi informasi tersebut. Namun ia belum dapat menjelaskan lebih detail untuk investasi perbaikan sistem teknologi informasi.

Marciano menambahkan, meski kinerja investment banking relatif turun namun kinerja perseroan akan didukung dari bisnis financial advisory dan financing."Produk advisory itu sangat baik sehingga akan membalance pendapatan equity pada tahun ini," kata Marciano

Selain itu, perseroan juga akan menangani 2-3 penawaran umum saham perdana pada semester kedua 2012. Kemungkinan perusahaan yang akan melakukan penawaran umum saham perdana tersebut bergerak di sektor unggulan di bursa saham Indonesia. "Total nilai penawaran umum saham perdana diperkirakan mencapai Rp2 triliun-Rp3 triliun," tuturnya. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.