Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 April 2015 | 04:43 WIB
Hide Ads

Program Bela Negara Pegawai Pajak Butuh Rp135 M

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Rabu, 1 Agustus 2012 | 10:44 WIB

Berita Terkait

Program Bela Negara Pegawai Pajak Butuh Rp135 M
Dirjen Pajak Fuad Rahmany - inilah.com



INILAH.COM, Jakarta - Ditjen Pajak bakal menghabiskan dana hingga Rp135 miliar untuk program bela negara yang diwajibkan bagi sekitar 15 ribu pegawai Pajak.

Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan, setiap orang pegawai dianggarkan Rp9 juta untuk mengikuti program bela negara tersebut. Anggaran ini diambil dari dana yang sudah dialokasikan dari APBN untuk Ditjen Pajak.

"Jadi mencapai 15 ribu orang yang ikut latihan bela negara itu, jadi setahun kalau bisa sudah ya. Jadi kita buru-buru supaya bisa cinta bangsanya meningkat, ada teamwork juga," tuturnya di Jakarta, Selasa (31/7/2012). Dengan demikian, sekitar Rp135 miliar dibutuhkan untuk program ini.

Sebagai awalan, Ditjen Pajak baru melatih sekitar 200 pegawainya dalam program tersebut sesaat sebelum puasa. Fuad menyatakan, rencananya setiap badge akan terdiri dari 2000 pegawai pajak yang diikutkan dalam program bela negara ini. "Kan udah, 1 badge sudah sebelum puasa. Rencananya sesudah lebaran akan lebih banyak lagi," tuturnya.

Program ini memerlukan waktu tiga pekan untuk pelatihan yang dibawahi langsung oleh paspampres. Fuad mengatakan, program ini dikhususukan bagi pegawai pajak yang bekerja di lini depan (frontliner) seperti pemeriksa, juru sita, AR, dan penagih. "Nggak seluruh pegawai sih, terutama yang frontliner. Ada AR 7300, pemeriksa 4000an, penagih juru sita," ungkapnya.

Program bela negara ini layaknya wajib militer yang bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan integritas para pegawai terkait wewenangnya dalam menarik pajak dari masyarakat. [ast]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.