Sabtu, 25 Mei 2013 | 23:15 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BPS Nilai Bawang Merah Kelebihan Produksi
Headline
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
ekonomi - Rabu, 1 Agustus 2012 | 17:04 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menilai produksi bawang merah Indonesia telah melebihi kebutuhan masyarakat, namun masih melakukan impor komoditas tersebut.

"Lebih besar produksi, makanya bawang merah termasuk dalam komoditas pendorong inflasi ke bawah (penghambat inflasi)," ujar Kepala BPS, Suryamin di Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Hingga Juni 2012, produksi bawang merah dalam negeri mencapai 106 ribu ton, melebihi kebutuhan masyarakat terhadap komoditas tersebut yang hanya 81 ribu ton.

Berdasar data BPS, produksi bawang merah dengan daun pada 2011 sebesar 893,124 ribu ton, dengan luas panen sebesar 93,667 ribu hektar, dan rata-rata produktivitas sebesar 9,54 ton per hektar. "Jadi walaupun sempat turun tapi cukup," kilahnya.

Kendati produksi mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun hingga bulan Juni lalu terdapat 5,7 ribu ton bawang merah impor senilai US$1,97 juta. Secara akumulatif impor bawang merah untuk Januari-Juli 2012 sudah mencapai 89,7 ribu ton senilai US$40 juta.

Impor bawang merah terbesar datang dari Thailand dengan jumlah impor 32 ribu ton dengan nilai US$15,7 juta. Kemudian Vietnam, sebanyak 32,5 ribu ton senilai US$14,6 juta, India sebanyak 18,4 ribu ton dengan nilai US$6,5 juta, Filipina sebanyak 5 ribu dengan nilai US$2,3 juta, dan China sebanyak 868,4 ton dengan nilai US$390 ribu. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.