INILAH.COM, Jakarta-Badan Pusat Statistik memperkirakan nilai indeks tendensi konsumen (ITK) atau kondisi ekonomi konsumen pada kuartal tiga 2012 akan membaik.
"Kita (BPS) memprediksikan kondisi ekonomi konsumen atau indeks tendensi konsumen pada kuartal tiga meningkat mencapai 110,96 yang artinya ada perbaikan ekonomi konsumen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin saat ditemui di Jakarta, Senin (6/8/2012) kemarin.
Perkiraan membaiknya kondisi ekonomi konsumen tersebut menurutnya didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga mendatang (dengan indeks 112,56) dan rencana pembelian barang tahan lama seperti televisi, DVD, Ponsel, kendaraan bermotor dan lain sebagainya (dengan indeksi 107,96).
"Perkiraan membaiknya kondisi ekonomi ini akan terjadi di semua provinsi, di mana 18 provinsi di antaranya atau 54,55% memiliki indeks di atasn nasional," ujarnya.
Tiga provinsi yang memiliki indeks tertinggi ungkapnya adalah Kalimantan Timur, Bali dan DKI Jakarta. "Perbaikan besar akan terjadi di tiga kota ini," ucapnya.
Berdasarkan data BPS, indeks tendensi konsumen nasional pad kuartal dua 2012 sebesar 108,7 yang diartikan meningkat dari sebelumnya.
"Peningkatan tersebut disebabkan rendahnya pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan sehari-hari, peningkatan konsumsi beberapa komoditi makanan dan non makanan serta peningkatan pendapatan rumah tangga," jelasnya. [ast]