INILAH.COM, Jakarta - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan belum menghitung kebutuhan dana untuk produksi mobil listrik per tahunnya. Namun mampu mendanai proyek tersebut.
"Kita belum mengetahui berapa karena kita belum tahu berapa jumlah produksi dalam setahun ini," ujar Dahlan Iskan usai acara Temu Akbar Engineering di Pertamina Pusat, Rabu (8/8/2012).
Namun ia meyakinkan pemerintah melalui kementerian BUMN mampu mendanai produksi mobil listrik yang diperkirakan bisa menggantikan mobil berbahan bakan minyak tersebut. "Kita mampu (mendanai) mobil listrik sesuai jumlah yang disepakati," jelasnya.
Sebelumnya produksi mobil listrik yang diinisiasi mantan Dirut PLN ini terkendala komponen mobil listrik yang bahannya tidak dapat diproduksi dari bahan lokal. Namun ia tetap memastikan upaya produksi lokal bisa dilakukan untuk mendukujng kebijakan tersebut.