Rabu, 26 November 2014 | 05:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BPH Migas Usulkan Stiker BBM Ditempel RFID
Headline
inilah.com
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Kamis, 9 Agustus 2012 | 20:44 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan, pemasangan stiker himbauan penggunaan BBM non subsidi untuk kendaraan pemerintah, daerah, BUMN dan BUMD menggunakan teknologi RFID (Radio Frekuensi Identification).

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Andy Sommeng, Kamis (9/8/2012). "Penggunaan RFID itu bisa mengontrol konsumsi BBM dari sisi permintaan dan pasokan," kata Andy.

Usulan pemasangan stiker RFID tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, selama pemasangan percobaan tahap pertama di Jabodetabek stiker banyak yang mengelupas dan tulisannya tidak jelas. Namun begitu untuk pemasangannya dibutuhkan waktu sekurangnya 6 bulan sampai 1 tahun, karen harus dibangun terlebih dahulu jaringannya. "Chip RFID-nya murah Rp3.000-Rp5.000. Tapi kalau mau diterapkan butuh waktu 6 bulan sampai 1 tahun," ungkap Andy.

Terkait masih belum membaiknya pelaksaan stikerisasi pihaknya memaklumi hal itu karena langkah ini baru dilakukan untuk internal pemerintah dan dilakukan dalam waktu singkat.

Adapun pengadaan tahap pertama sebesar 60 lembar stiker dilakukan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Setelah wilayah Jabodetabek resmi dilakukan pemasangan stiker pembatasan pada Juni lalu, menyusul kemudian bulan Agustus 2012 wilayah Jawa-Bali. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER