INILAH.COM, New York - Minyak mentah di pasar global terpangkas pada perdagangan Jumat (10/8/2012) dengan data impor minyak mentah China turun di bulan Juli. Data ini lebih rendah dari perkiraan permintaan minyak global dari International energy Agency.
Minyak mentah AS jenis light sweet turun 49 sen menjadi US$92,87 per barel untuk pengiriman September. Sementara minyak mentah jenis Brent berkurang 27 sen menjadi US$111,31 per barel di London.
"Minyak mentah tertekan setelah laporan menunjukkan ekspor dari China runtuh pada bulan Juli. Selain itu impor bersih minyak mentah terendah sejak bulan Desember lalu," kata Addison Armstrong dari Tradition Energy.
Minyak Brent dan minyak mentah AS membukukan kenaikan pekan kedua mereka. Dengan minyak Brent naik 3, persen dan minyak mentah AS naik 1,6 persen.