INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menjamin kebutuhan listrik disaat lebaran dan musim liburan dipastikan terjamin secara volume dan kehandalan.
Dengan menerapkan sistim redundance, maka potensi terjadinya pemadaman listrik pada pelanggan bisa dihindari.
Demikian disampaikan Wakil Menteri ESDM, Rudi Rubiandini saat ditemui disela kunjungan kerja ke PLN P3B Gandul, Cinere terkait kesiapan sistim Jawa-Bali menghadapi HUT RI dan Idul Fitri di Jakarta Selasa (14/8/2012).
"Jawa-Bali termasuk Jakarta kita pastikan secara volume dan kehandalan dapat terjamin selama masa lebaran. Didalam sistim ini sudah menggunakan sistim redundant, jadi jika yang satu mati, yang lain hidup untuk menggantikan. Jadi kemungkinan tidak ada listrik yang mati ke masyarakat," ungkap Rudi.
Lebih lanjut Rudi mengatakan, selama lebaran dan musim liburan penggunaan listrik berkurang secara drastis karena banyak industri besar yang tutup beroperasi untuk sementara waktu. "Biasanya beban puncak Jawa-Bali 21.000 MW, tapi ketika lebaran turun menjadi 13.000 MW," ujar Rudi.
Dalam kunjungan kerja tersebut Wamen ESDM, ditemani sejumlah petinggi pejabat dilingkungan ESDM dan PLN mereka yang menemani adalah Dirjen Kelistrikan ESDM, Jarman, Dirut PLN, Nur Pamudji, Direktur Operasional Jawa-Bali, Ngurah Adnyana. [ast]