INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp19 triliun, hingga akhir Juli 2012.
"Rp19 triliun untuk 2012 sampai tanggal 30 Juli kemarin," ujar Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, usai rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian terkait penyelesaian KUT, Rabu (15/8/2012).
Ia mengklaim realisasi penyaluran KUR tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu. "Ini kan 63 persen semester satu saja kita sudah capai," ujarnya.
Pemerintah menargetkan KUR tahun 2012 sebesar Rp30 triliun. Target tersebut naik 50% dibandingkan tahun 2011 yang sebesar Rp20 triliun. Hingga Mei 2012, terdapat tujuh bank nasional yang telah menyalurkan KUR yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN, Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah.
Sementara saat ini, pemerintah akan meminta izin DPR untuk menghapus tunggakan Kredit Usaha Tani (KUT) dengan totalnya mencapai Rp5,7 triliun.
Pemerintah baru melakukan dengar pendapat dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bank Indonesia (BI), Kejaksaan Agung dan bank-bank terkait pada hari ini, dengan tunggakan tersebut.
Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan menyatakan, usai dengar pendapat ini pemerintah akan membuat suatu formula untuk diajukan ke DPR.
"Supaya ini betul-betul transparan dan kita minta kalau sudah dibawa ke DPR kan ada kebijakan politiknya. Dan supaya ini juga kebijakan ini betul-betul transparan dan tidak menimbulkan persoalan baru," paparnya. [hid]