Minggu, 19 Mei 2013 | 17:16 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BI: Tukar Uang di Jalanan Potensi Merugikan
Headline
inilah.com/wirasatria
Oleh: Charles Maruli Siahaan
ekonomi - Jumat, 17 Agustus 2012 | 07:23 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Penukaran uang di jalanan dan tidak di tempat-tempat resmi berpotensi merugikan masyarakat.

"Risiko yang terjadi kalau menukar uang di pinggir jalan itu kan jumlahnya dan keasliannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi lebih baik datang ke tempat yang resmi," ujar Direktur Departemen Pengedaran Uang Bank Indonesia, Adnan Juanda dalam acara bincang-bincang di Gedung Bank Indonesia, Kamis (16/7/2012).

Sementara Deputi Direktur Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan Grup Kebijakan Pengedaran Uang, Ery Setiawan menambahkan selain berpotensi merugikan masyarakat, tindakan tersebut juga sangat mengganggu pengguna lalu lintas lainnya. "Siapa yang menjamin kalau ada selisih kurang, lebih, lalu asli, palsunya," tandas Ery.

Jadi, lanjutnya, akan lebih aman dan terjamin jika masyarakat menukar uang di outlet resmi. "Pasti asli, mestinya lebih benar. Lebih savelah dan tidak dipungut biaya," tukasnya.

Menurutnya, BI telah menyiapkan dana tunai khusus untuk penukaran uang sebesar Rp2 triliun. "Kita kan ada pembayaran bank, ada penukaran. Penukaran kita itu untuk BI sih sekitar Rp2 triliun secara nasional yang lewat counter penukaran. Itu termasuk yang Rp81 triliun outflow. Jadi bayaran ke bank itu sekitar Rp79 triliun, di mana yang Rp2 triliun sekian itu untuk penukaran," katanya. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.