INILAH.COM, Jakarta - Tahun 2013 Kementerian Perindustrian akan mengurangi impor barang, yang pada 2012 menghabiskan dana sebesar US$6 miliar.
"Akan mengurangi impor barang di 2013, ditahun kemarin saja mencapai US$6 miliar, namun impor pesawat masih belum bisa dihindari dikarnakan PT DI masih membutuhkan impor pesawat terbang dalam memenuhi kebutuhan permintaannya.," kata MS Hidayat, di Kemenko Perekonomian, Jumat (17/8/2012).
Hidayat juga mengatakan, Kementerian Perindustrian dalam dua tahun bisa membenasi pertumbuhan industri agar lebih baik. "Kita akan membenahi pertumbuhan industri kita," tambahnya.
Dilain hal, pada 2012 pengolahan non migas tertinggi yang berada dikisaran 8,9% dari kesemua industri yang ada. "Industri pengolahan non migas tertinggi dari lainnya, mencapai 8,9%," ungkapnya. [hid]