INILAH.COM, Jakarta - Permintaan domestik yang kuat dan meningkatnya investasi , menjadi penopang Indonesia dapat berdiri di tengah perekonomian dunia tidak stabil.
Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, pada triwulan dua pertumbuhan PDB sebesar 6,4% yang didukung oleh sektor rumahtangga, pemerintah dan investasi. "Komsumsi rumahtangga, pemerintah dan investasi menjadi peran pertumbuhan PDB yang sebasar 6,4%. Namun sektor ekternal masih mengalami tekanan," ucap Hatta di Gedung Kementerian Perekonomian, Jumat (17/8/2012).
Hatta juga menuturkan, inflansi Juli 2012 tercatat sebesar 0,7%, yang mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu sebesar 2,50%. " Tahun ini inflasi 0,7% dan infalsi tahun kalender 2,50%, sedangkan inflasi year on yera sebesar 4,56%," jelasnya.
Lanjutnya, sedangkan realiasasi PMA dan PMDN pada triwulan dua 2012 sebesar 56,1 triliun, ini lebih tinggi dibandingkan triwulan pertama sebsar 51,5 triliun. "Secara akumulatif, realisasi PMA dan PMDN sampai triwulan kedua adalah 206,8 triliun," tukas Hatta. [hid]