Sabtu, 30 Agustus 2014 | 11:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Aturan LTV Syariah Belum Bisa Terbit September
Headline
Foto: Ilustrasi
Oleh: Charles Maruli Siahaan
ekonomi - Jumat, 14 September 2012 | 12:07 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta -Aturan tentang loan to value ratio (LTV) perbankan syariah belum bisa diterbitkan September 2012 ini.

"Kami masih terus mengkajinya, termasuk besarannya," ujar Direktur Eksekutif Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI), Edy Setiadi di Jakarta, Jumat (14/2012).

Dia juga menyampaikan kemungkinan aturan LTV di perbankan syariah ini tidak sama dengan yang diterapkan terhadap bank konvensional.

Dia memperkirakan aturan tentang loan to value ratio (LTV) untuk perbankan syariah akan rampung pada kisaran Oktober-November tahun ini. "BI masih mengkaji, pemberlakuan aturan LTV terhadap perbankan syariah itu akan menyeluruh atau terhadap produk tertentu," ucapnya.

"Kita masih membahas hal itu bersama dengan perbankan, permasalahannya mungkin nanti melihat ada yang berbeda dengan bank konvensional," katanya.

Dia menyampaikan perbedaan aturan tersebut disebabkan karena bank konvensional sifat pendanaannya seluruhnya berupa uang, sementara beberapa skema pembiayaan di syariah ada yang berbentuk bagi hasil maupun porsi kepemilikan.

"Kalau yang pembiayaan bersama seperti musyarakah kan berbeda, kemudian ada juga ijaroh yang basisnya sewa, itu kan tidak bisa disamakan langsung," tuturnya.

Berdasarkan kajian BI tersebut, lanjut Edy, sedang dilihat juga apakah pemberlakuan aturan LTV terhadap perbankan syariah itu akan menyeluruh atau terhadap produk tertentu.
"Termasuk yang sedang dirancang apakah akan diterapkan sekaligus atau peningkatan yang sifatnya reguler, misal kenaikan setiap setengah tahun atau bagaimana," ujarnya.

Edy menambahkan, besaran rasio LTV nantinya juga diharapkan akan sama dengan aturan yang telah ditetapkan terhadap bank konvensional yaitu sebesar 70 persen atau uang muka (DP) minimum 30 persen.

Sebagai gambaran, Edy mengatakan saat ini rasio LTV bagi bank syariah saat ini berkisar di angka 15-20 persen, sedangkan jumlah bank syariah di Indonesia berjumlah 11 bank umum syariah dan 24 unit usaha syariah. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER