Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 15:12 WIB

Agustus, Penyelundupan BBM Capai Rp15,13 M

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Senin, 24 September 2012 | 19:23 WIB
Agustus, Penyelundupan BBM Capai Rp15,13 M
inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperkirakan nilai penyelundupan BBM hingga Agustus 2012 sebesar Rp15,13 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Dirjen Bea dan Cukai, Agung Kuswandono berdasarkan data penindakan umum, dalam rapat kerja bersama Komisi XI di DPR, Senin (24/9/2012). "Per Agustus 2012 ada 5 kasus penindakan BBM. Perkiraan nilai barangnya mencapai Rp15,13 miliar," ujarnya.

Ia menjelaskan penyelundupan BBM ini bukan hanya bahan bakar yang telah diolah. Namun terdiri juga dari minyak mentah, solar, dan BBM solar industri (high speed diesel fuel). "Jangan hanya kaitkan dengan Oktan 88," tuturnya usai rapat. Pada 2011, Ditjen Pajak berhasil membatalkan penyelundupan BBM sebanyak 3 kasus dengan nilai mencapai Rp7,2 miliar.

Salah satu yang menjadi kelemahan Bea Cukai dalam melakukan pencegahan penyelundupan BBM adalah minimnya jumlah pegawai di lingkungannya. "Karena dengan jumlah pulau di Indonesia mencapai 17.000 pulau, sementara pegawai Bea dan Cukai hanya 10.170 pegawai, artinya 7.000 pulau di Indonesia tidak dijaga Bea dan Cukai," ujarnya.

Pada akhir pekan lalu, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau berhasil menangkap 2 Kapal berbendera asing yang diduga melakukan penyelundupan BBM Subsidi milik Indonesia dengan total sebanyak 850 ton solar subsidi, jika upaya penyelundupan tersebut berhasil negara berpotensi mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan maraknya penyelundupan BBM salah satunya dipicu oleh tingginya disparitas harga BBM subsidi dengan BBM non subsidi. [hid]

 
x