Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 April 2015 | 04:17 WIB
Hide Ads

PLN Umumkan TDL Naik pada 1 Januari 2013

Oleh : Tio Sukanto | Minggu, 28 Oktober 2012 | 12:12 WIB

Berita Terkait

PLN Umumkan TDL Naik pada 1 Januari 2013
PT PLN (Persero) - IST

INILAH.COM, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% akan dikenakan kepada pelanggan listrik 1.300 kilo watt (KW) per 1 Januari 2013.

Demikian disampaikan Direktur Utama PLN, Nur Pamudji saat ditemui pada acara penyerahan bantuan CSR kepada Yayasan Yatim Piatu di Yayasan Rumah Yatim Jl.Karang Tengah Raya, Cinere, Jakarta Minggu (28/10/2012).

"Kami umumkan bahwa per 1 Januari 2013, pelanggan listrik PLN yang 1.300 KW ke atas tarifnya akan naik. Sementara untuk pelanggan 450-900 KW tidak akan naik," kata Nur Pamudji.

Nur Pamudji mengatakan, kenaikan TDL sudah tidak bisa dihindari lagi. Hal itu mengingat harga bahan bakar pembangkitan yang semakin mahal, apakah itu batubara, gas ataupun BBM. "Kenaikan TDL 15% saya pikir tidak berat, jika dibandingkan dengan belanja pulsa telepon setiap bulannya. Bayar listrik perbulan hanya 70 ribu, sementara belanja pulsa bisa mencapai ratusan ribu. Jadi berhemat pulsa, bisa untuk mengurangi beban kenaikan TDL," ujar Nur Pamudji.

Nur Pamudji menambahkan dengan besaran subsidi listrik yang mencapai Rp80 triliun per tahun menurutnya hal itu tidak baik keuangan negara.

"Dengan besaran subsidi tersebut setiap tahun kita sudah bisa bangun infrastruktur, apakah itu rumah sakit, sekolah, jalan raya, irigasi, pabrik dan lain-lain. Hal itu lebih bermanfaat karena menambah lapangan kerja, daripada dikonsumsi habis setiap tahun," kata Nur H Pamudji.

Saat ini mekanisme atau turan kenaikan TDL masih digodok oleh pemerintah, namun diharapkan sampai dengan akhir tahun 2012 selesai. Berdasarkan kajian tersebut kenaikana TDL itu akan dilakukan secara bertahap per bulan atau per 3 bulan sekali, dengan besaran kira-kira 1,5%-4,5%. [mel]

7 Komentar

Image Komentar
LITA - Kamis, 21 Maret 2013 | 00:03 WIB
Masalahnya yg pakai listrik 1.300va keatas gag cuma kalangan menengah..tapi ad jg klmpok masyrkat lain yg bkan 'gol. menengah' memang harus pkai kuota sgtu. contoh saja warung2 mkan sbgian hrus ad yg pkai 1.300va..pdhal keuntungan mreka jg gag gede2 amat
Image Komentar
FRANS - Kamis, 7 Maret 2013 | 17:36 WIB
Pln....merugi....kan gk ada perusahaan listrik lain di negri ini...yang nunggak2 di tagih
Image Komentar
ARIS - Jumat, 1 Maret 2013 | 13:05 WIB
Ya.... kalau naik 15% dengan pertimbangan pemakaian yang diatas 1300 itu sudah pasti isi elektronik dirumahnya banyak dan dikategorikan tergolong orang mampu jadi ya tidak masalah... hanya saja fasilitas serta pelayanan harus merata bukan hanya dikalangan menengah keatas namun harus disamaratakan pada semua kalangan masyarakat. pastinya pln tidak mungkin mangambil langkah kebijakan yang semena-mena terus jaya pln dan manfaatkan kenaikan tdl ini sebagai sumbangsih masyarakat untuk kemajuan negara.
Image Komentar
UYA - Rabu, 13 Februari 2013 | 08:53 WIB
Heran karyawan dan kroninya pln tu kaya-kaya dan fasilitas untuk apa aja lux mis sakit mesti di rs elit. tapi katanya kok pln rugi melulu. ya uangnya untuk menghidupi karyawan dan kroninya kali. ingat orang lain dong masyarakat pengguna jangan tuk sapi perahan naik terus naik terus
Image Komentar
RAHAYU - Rabu, 13 Februari 2013 | 08:47 WIB
Tdl naik yang suka cita karyawan dan krunya pln karena fasilitas dan gaji karyawan yang sudah aduhai akan bertamabah aduhaiiiiiiiiii. rakyat yang menderita

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.