Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Mei 2015 | 18:33 WIB
Hide Ads

BP Migas Harus Diambil Alih Pertamina

Oleh : Iwan Purwantono | Selasa, 13 November 2012 | 20:13 WIB
BP Migas Harus Diambil Alih Pertamina
ist

INILAH.COM, Jakarta Setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk membubarkan BP Migas, pemerintah disarankan mengalihkan fungsi dan tugasnya kepada Pertamina. Seperti yang dilakukan Malaysia dengan Petronas-nya dan Iran, Libya, serta Venezuela.

Kepada INILAH.COM, Selasa (13/11/2012), Pengamat Perminyakan Kurtubi memaparkan bahwa putusan MK tentang pembubaran BP Migas, sangatlah tepat. Ke depan, pengganti BP Migas yang paling tepat adalah Pertamina.

Kalau yang terdekat, Malaysia. Seluruh kontraktor asing berkontrak dengan Petronas. Demikian pula di Iran, Libya, dan Venezuela. BUMN diberikan peran dalam mengatur sektor hulu, jelasnya.

Masih menurut pendiri Center for Petroleum and Energy Economics Studies (CPEES) itu, Pertamina harus berbenah pula. Dalam artian, lebih mengedepankan aspek-aspek profesionalisme dan transparansi.

Jangan adalagi kebocoran, patgulipat apalagi korupsi di Pertamina. Semuanya harus transparan dan akuntabel. Kalau soal SDM, saya kira Pertamina punya kemampuan kok. Yang penting harus dikontrol dengan ketat, tegasnya.

Apabila Pertamina diberikan kepercayaan sebagai pengatur sektor hulu migas, Kurtubi percaya lebih bermaslahat untuk rakyat. Dibanding membentuk badan baru yang belum menjamin pengelolaan migas bisa sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Buktinya, ada BP Migas pasokan gas dalam negeri terhambat karena banyak diekspor ke luar negeri. Minyak juga demikian. Saya percaya kalau Pertamina yang dipercaya, pengelolaan migas semakin simple. Kita tidak akan ditipu lagi. Pertamina juga bisa menjadi sumber pembangunan. Seperti di negara-negara lain. [tjs]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.