Minggu, 26 Oktober 2014 | 14:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
ESDM Bantah Ada Korupsi Rp16T di BP Migas
Headline
Wakil Menteri ESDM, Rudi Rubiandini - IST
Oleh: Tio Sukanto
ekonomi - Senin, 19 November 2012 | 12:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Menteri ESDM, Rudi Rubiandini membantah telah terjadi adanya manipulasi keuangan atau korupsi di BP Migas sebesar Rp16 Triliun berdasarkan temuan BPK.

Namun, hal itu merupakan proyek mengubah minyak ke gas yang dikerjakan oleh Chevron Indonesia, yang di dalamnya ada persoalan pajak dividen.

"Masyarakat Indonesia harus tahu bahwa cerita Rp16 Triliun adalah sebuah perjalanan informasi, yang bukan korupsi di BP Migas. Itu adalah proyek mengubah minyak ke gas oleh Chevron yang didalamnya ada persoalan pajak dividen," kata Rudi di kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (19/11/2012).

Rudi mengatakan, timbulnya masalah keuangan tersebut dikarenakan ada persoalan pajak dividen sebesar 20% yang harus dibayar oleh Chevron dalam proses pengelolaan industri hulu migas tersebut. "Tidak ada urusannya dengan cerita itu, bahwa itu dikorupsi institusi BP Migas," tegas Rudi.

Menurut Rudi, dalam pengelolaan keuangan BP Migas selalu di approve setiap tahunnya, meski hal itu dilakukan oleh BP Migas sendiri. "Bukan tidak ada audit. Hanya sekarang diplesetkan saja sama orang-orang seolah-olah ada korupsi besar sampai Rp.16 Triliun yang harus diaudit. Itu dua benda yang berbeda," kata mantan Deputi Pengendalian Operasi BP Migas tersebut. [mel]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER